Lompat ke isi utama

Berita

Jelang Pleno PDPB, Bawaslu Lombok Barat Uji Petik Data TMS di Narmada

Kordiv P2H Bawaslu Lombok Barat, Samsul Hadi Lakukan uji petik di Desa Sembung Kecamatan Narmada.30/03/2026

Kordiv P2H Bawaslu Lombok Barat, Samsul Hadi Lakukan uji petik di Desa Sembung Kecamatan Narmada.30/03/2026

Gerung – Pada Senin, 30 Maret 2026, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Lombok Barat melaksanakan pengawasan melalui uji petik sebagai bagian dari persiapan Rapat Pleno Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan I Tahun 2026 yang akan diselenggarakan oleh KPU setempat. 

Kegiatan uji petik tersebut dilaksanakan di Desa Sembung, Kecamatan Narmada, dengan fokus pada data pemilih Tidak Memenuhi Syarat (TMS) kategori meninggal dunia. Dalam pelaksanaannya, Bawaslu Lombok Barat melakukan pengecekan langsung di lapangan guna mencocokkan data administrasi dengan kondisi faktual di masyarakat, serta memastikan bahwa pemilih yang telah meninggal dunia benar-benar tercatat sebagai TMS.

Kordiv P2H Bawaslu Lombok Barat, Samsul Hadi Lakukan uji petik di Desa Sembung Kecamatan Narmada.30/03/2026

 

Di Desa Sembung, tercatat sebanyak 13 orang meninggal dunia dalam rentang waktu Desember 2025 hingga Maret 2026. Kegiatan ini dipimpin oleh Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas Bawaslu Lombok Barat, Samsul Hadi, bersama jajaran staf.

Dalam keterangannya, Samsul Hadi menegaskan bahwa uji petik ini bertujuan untuk memastikan validitas data pemilih menjelang Pemilu 2029. “Uji petik di lapangan terhadap data TMS kategori meninggal dunia kami lakukan agar data pemilih benar-benar valid dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa hasil uji petik tersebut akan menjadi dasar dalam penyampaian saran perbaikan kepada KPU Kabupaten Lombok Barat. Secara keseluruhan, terdapat sebanyak 75 data pemilih meninggal dunia di Kecamatan Narmada yang akan direkomendasikan untuk diperbaiki.

“Langkah ini merupakan bentuk komitmen Bawaslu Lombok Barat dalam menjaga kualitas dan keakuratan data pemilih secara berkelanjutan, guna mendukung terselenggaranya pemilu yang bersih dan demokratis”tutupnya.

 

Penulis :tar

Editor : tar

Foto : imam