Lompat ke isi utama

Berita

Podcast Edukasi Demokrasi Bawaslu Lombok Barat: Cerita Inspiratif CPNS Aulia Haris

Podcast Edukasi Demokrasi Bawaslu Lobar

Podcast Edukasi Demokrasi Bawaslu Lobar

Gerung – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Lombok Barat terus menggencarkan edukasi demokrasi kepada masyarakat melalui media sosial, salah satunya lewat program Podcast Edukasi Demokrasi. Pada edisi Jumat, 20 Juni 2025, podcast ini menghadirkan narasumber Aulia Haris, CPNS Bawaslu formasi Penata Kelola Pengawas Pemilu Ahli Pertama yang kini bertugas di Kabupaten Lombok Barat.

Podcast yang dipandu oleh Lalu Imam Setiadi, staf Humas Bawaslu Lombok Barat, digelar di ruang kerja Bawaslu Kabupaten Lombok Barat, Jalan Gatot Subroto, Gerung.

Dalam sesi wawancara, Aulia berbagi kisah inspiratif tentang motivasi, perjuangan, dan adaptasinya sebagai CPNS. Ia menyebut beberapa alasan memilih Bawaslu sebagai tempat pengabdian, di antaranya karena formasi yang tersedia cukup banyak dan adanya kebebasan memilih penempatan pasca kelulusan. “Saya ingin berkontribusi langsung dalam proses pemilu yang adil dan transparan,” ujar Aulia.

Aulia juga menceritakan pengalaman berkesan saat mengikuti seleksi CPNS. Ia sempat merasa cemas ketika menghadapi tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) karena baru pertama kali mengikuti seleksi tersebut. Meski begitu, ia berhasil lolos dengan nilai 356 dan mendapat julukan “one shot” karena sukses pada percobaan pertama.

Mengenai perasaannya setelah resmi diterima sebagai CPNS Bawaslu, Aulia mengaku campur aduk antara bahagia, senang, dan bangga. “Semua perjuangan dari tahap administrasi hingga akhir rasanya terbayar,” tuturnya.

Sebagai fresh graduate, Aulia mengaku awalnya sempat canggung menghadapi dunia kerja. Namun, dukungan dan bimbingan dari rekan-rekan di Bawaslu Kabupaten Lombok Barat membuat proses adaptasinya berjalan lancar, terutama dalam pelaksanaan tugas-tugas pengawasan dan kehumasan.

Ia juga menekankan pentingnya peran Bawaslu dalam menjaga kualitas demokrasi. “Bawaslu memastikan pemilu berjalan jujur, adil, dan transparan. Selain itu, Bawaslu juga memiliki fungsi pencegahan terhadap pelanggaran,” jelasnya.

Aulia berharap ke depan dapat menjadi ASN yang profesional, berintegritas, dan mampu menjalankan tugas secara adil dan jujur. Ia juga berkomitmen untuk tetap aktif berkontribusi di masa non-tahapan pemilu melalui pengawasan partisipatif dan edukasi, baik secara langsung maupun daring.

Menutup podcast, Aulia menyampaikan pesan kepada calon pendaftar CPNS Bawaslu. “Terus belajar, persiapkan diri sejak awal, dan jangan lupa minta doa restu orang tua,” ujarnya. Ia pun menyampaikan pesan reflektif tentang demokrasi, “Demokrasi bukan hanya hak untuk memilih, tapi juga hak untuk didengar.”

penulis : tar

Editor : tar

Foto : Imam