Menegaskan Peran Perempuan: Dari Emansipasi Menuju Representasi di Demokrasi Modern
|
Gerung – Dalam rangka memperingati Hari Kartini 2026, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Lombok Barat melalui podcast Edukasi Demokrasi menegaskan pentingnya peran perempuan, bukan sekadar sebagai pelengkap, melainkan sebagai kekuatan utama dalam menjaga stabilitas demokrasi di Indonesia. bertempat di Ruang Podcast Bawaslu Lombok Barat.21/04/26
Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Lombok Barat, Hesti Rahayu, menyampaikan bahwa perempuan memiliki potensi besar sebagai agen perubahan. Dengan jumlah populasi yang signifikan, kontribusi perempuan dinilai menjadi salah satu faktor penentu keberhasilan demokrasi.
Namun demikian, ia mengakui masih adanya tantangan yang dihadapi perempuan, terutama kuatnya budaya patriarki di sejumlah wilayah. Budaya tersebut kerap membuat perempuan menyerahkan keputusan politik kepada laki-laki, padahal tidak semua persoalan perempuan dapat dipahami dari sudut pandang laki-laki.
Selain itu, keterwakilan perempuan di lembaga legislatif juga masih tergolong rendah, yakni di bawah 10 persen. Kondisi ini menunjukkan perlunya upaya lebih lanjut untuk mendorong partisipasi aktif perempuan dalam politik dan pengambilan kebijakan publik.
Dalam diskusi tersebut, perempuan didorong untuk meningkatkan kompetensi dan rasa percaya diri, berani mengambil peran dalam kebijakan publik, serta menggunakan hak pilih secara mandiri tanpa intervensi pihak lain.
Menutup dialog, Bawaslu Lombok Barat mengajak generasi muda untuk terus mengembangkan potensi diri serta bijak memanfaatkan media sosial sebagai sarana edukasi politik. Semangat perjuangan R.A. Kartini diharapkan tetap menjadi inspirasi bagi perempuan Indonesia untuk terus berkarya dan berkontribusi dalam mewujudkan demokrasi yang sehat, baik di tingkat daerah maupun nasional.
Penulis : tar
Editor : tar
Foto : Imam