Lompat ke isi utama

Berita

Buku “Bawaslu dan Integritas Profetik” Angkat Dinamika Pilkada Lombok Barat 2024

Samsul Hadi, Anggota Bawaslu Lombok Barat dalam Podcast edukasi Demokrasi Bawaslu Lobar. 16/04/2026

Samsul Hadi, Anggota Bawaslu Lombok Barat dalam Podcast edukasi Demokrasi Bawaslu Lobar. 16/04/2026

Sebuah podcast edukasi demokrasi menghadirkan wawancara bersama Samsul Hadi, anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Lombok Barat dari Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas. Dalam perbincangan tersebut, ia membahas buku karyanya berjudul “Bawaslu dan Integritas Profetik” yang mengangkat dinamika penyelenggaraan Pilkada Lombok Barat 2024. Bertempat di ruang podcast Bawaslu Lobar jalan Gatot Subroto Gerung. 16/04/2026

Buku tersebut lahir dari pengalaman langsung Samsul Hadi dalam mengawasi seluruh tahapan Pilkada di Lombok Barat, mulai dari pra-tahapan hingga pasca-tahapan. Selain itu, karya ini juga merupakan pengembangan dari tugas akhir program magister yang ia tempuh di pascasarjana. Fokus buku sengaja diarahkan pada Pilkada tingkat daerah guna memberikan gambaran utuh terkait praktik pengawasan demokrasi di tingkat lokal.

Ia menjelaskan, Pilkada 2024 menjadi momen yang istimewa, karena merupakan pengalaman pertama sekaligus terakhir bagi Bawaslu Kabupaten Lombok Barat dalam menjalankan pengawasan secara permanen. Hal ini berkaitan dengan rencana perubahan kelembagaan pada tahun 2025 yang akan mengembalikan status Bawaslu dan KPU kabupaten menjadi adhoc.

Secara struktur, buku ini memadukan dua unsur utama, yakni kajian akademik berupa tesis yang tersusun dalam beberapa bab, serta pengalaman empiris yang diambil dari berbagai tulisan yang sebelumnya telah dipublikasikan di media cetak, media daring, maupun laman resmi Bawaslu Lombok Barat. Dengan demikian, buku ini tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga menjadi dokumentasi perjalanan demokrasi di daerah tersebut.

Dalam proses penulisan, Samsul Hadi mengakui bahwa tantangan terbesar bukan terletak pada aspek teknis, melainkan pada konsistensi dan keberanian untuk memulai. Berbekal pengalaman menulis sejak tahun 2009, ia menekankan pentingnya membangun kebiasaan membaca dan menulis secara berkelanjutan. Menurutnya, karya tidak harus sempurna sejak awal, namun perlu terus disempurnakan melalui proses.

Buku “Bawaslu dan Integritas Profetik” diharapkan dapat menjadi referensi bagi mahasiswa, akademisi, serta masyarakat umum dalam memahami dinamika penyelenggaraan Pilkada di Lombok Barat. Bagi masyarakat yang berminat, buku tersebut dapat diakses melalui sekretariat Bawaslu Kabupaten Lombok Barat dengan mekanisme penggantian biaya cetak, mengingat penerbitannya dilakukan secara mandiri tanpa menggunakan anggaran negara.

Ke depan, Bawaslu Kabupaten Lombok Barat berkomitmen untuk terus mengembangkan publikasi karya ilmiah dan dokumentasi pengawasan sebagai bagian dari edukasi demokrasi, khususnya memasuki tahun 2026.

Menutup perbincangan, Samsul Hadi menyampaikan pesan inspiratif, “Jadilah hari-harimu sebagai karya.” Ia mengajak masyarakat untuk mulai mendokumentasikan pengalaman dan pemikiran melalui tulisan, sebagai bagian dari upaya membangun rekam jejak intelektual yang bermanfaat di masa depan.

Penulis : tar

Editor : tar

Foto : Auliya