Lompat ke isi utama

Berita

Anggota Bawaslu RI Totok Hariyono Kunjungi Bawaslu Lobar, Perkuat Konsolidasi Demokrasi

Kunjungan Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum Republik Indonesia (Bawaslu RI), Totok Hariyono, selaku Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu RI,  ke Bawaslu Kabupaten Lombok Barat, Rabu (16/9/2026).

Kunjungan Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum Republik Indonesia (Bawaslu RI), Totok Hariyono, selaku Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu RI,  ke Bawaslu Kabupaten Lombok Barat, Rabu (16/9/2026).

Gerung, 16 September 2026 — Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum Republik Indonesia (Bawaslu RI), Totok Hariyono, selaku Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu RI, melakukan kunjungan kerja ke Bawaslu Kabupaten Lombok Barat, Rabu (16/9/2026).

Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi dan konsolidasi kelembagaan antara Bawaslu RI, Bawaslu Provinsi Nusa Tenggara Barat, dan jajaran Bawaslu Kabupaten/Kota. Totok Hariyono hadir didampingi Tenaga Ahli Bawaslu RI beserta rombongan.

Kegiatan dihadiri Anggota Bawaslu Provinsi NTB beserta jajaran, Ketua dan Anggota Bawaslu Kabupaten Lombok Barat, jajaran sekretariat, serta Ketua dan Anggota Bawaslu Kabupaten/Kota.

Kegiatan diawali dengan sambutan Ketua Bawaslu Kabupaten Lombok Barat, Rizal Umami, yang menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Menurutnya, kunjungan Anggota Bawaslu RI menjadi kesempatan untuk memperkuat koordinasi dan konsolidasi sekaligus meningkatkan pelaksanaan tugas dan fungsi pengawasan.

Selanjutnya, Totok Hariyono memberikan arahan kepada jajaran Bawaslu yang hadir. Ia menekankan pentingnya menjaga soliditas, meningkatkan kapasitas dan kompetensi, serta memperkuat integritas dan profesionalitas dalam menjalankan tugas.

Totok mengingatkan bahwa kerja Bawaslu tidak hanya dilakukan ketika tahapan pemilu berlangsung. Bawaslu perlu terus hadir di tengah masyarakat sebagai bagian dari upaya menjaga dan memperkuat demokrasi.

“Pekerja demokrasi, bukan pekerja pemilu. Kerja bukan hanya saat tahapan ada,” ujar Totok.

Ia mendorong jajaran Bawaslu untuk memperkuat komunikasi dan konsolidasi demokrasi bersama masyarakat, organisasi, komunitas, serta berbagai pemangku kepentingan. Konsolidasi tersebut dinilai penting untuk memahami berbagai persoalan demokrasi sekaligus memperkuat peran Bawaslu di luar tahapan pemilu.

Totok juga menekankan pentingnya literasi dan kemampuan komunikasi dalam membangun kesadaran demokrasi di masyarakat.

“Modal demokrasi: mulut dan literasi,” ungkapnya.

Menurutnya, kemampuan literasi dan komunikasi yang baik akan membantu jajaran Bawaslu menyampaikan informasi mengenai demokrasi dan kepemiluan dengan bahasa yang mudah dipahami masyarakat. Karena itu, peningkatan kapasitas dan kompetensi perlu dilakukan secara berkelanjutan.

Dalam arahannya, Totok juga mendorong jajaran Bawaslu untuk mulai mempersiapkan diri menghadapi Pemilu 2029. Persiapan tersebut tidak hanya berkaitan dengan aspek teknis pengawasan, tetapi juga penguatan pendidikan dan kesadaran demokrasi masyarakat sejak dini.

Ia mendorong Bawaslu Kabupaten/Kota untuk membangun ruang diskusi dan konsolidasi demokrasi secara berkelanjutan dengan berbagai pihak. Langkah tersebut diharapkan dapat membantu memetakan berbagai persoalan dan potensi kerawanan sejak awal sebagai bagian dari upaya pencegahan.

Totok menegaskan bahwa jajaran Bawaslu Kabupaten/Kota memiliki peran penting dalam pengawasan dan pendidikan demokrasi di daerah. Oleh karena itu, soliditas, kapasitas, serta kedekatan dengan masyarakat perlu terus diperkuat.

Kunjungan tersebut juga menjadi ruang diskusi mengenai pelaksanaan tugas kelembagaan, aspek hukum dan penyelesaian sengketa, pengawasan pemilu, serta penguatan hubungan Bawaslu dengan berbagai pemangku kepentingan.

Totok mengingatkan agar seluruh pelaksanaan tugas pengawasan dilakukan sesuai kewenangan, tugas, dan fungsi Bawaslu serta berpedoman pada ketentuan peraturan perundang-undangan.

Sebagai bagian dari rangkaian kunjungan, Totok Hariyono juga menuliskan kesan dan pesan untuk keluarga besar Bawaslu Kabupaten Lombok Barat. Kegiatan tersebut didampingi Anggota Bawaslu Provinsi NTB dan Ketua dan Anggota Bawaslu Kabupaten Lombok Barat.

Kunjungan ini menjadi bagian dari silaturahmi sekaligus penguatan hubungan kelembagaan antara Bawaslu RI, Bawaslu Provinsi NTB, dan Bawaslu Kabupaten Lombok Barat.

Melalui kunjungan tersebut, Bawaslu Kabupaten Lombok Barat diharapkan semakin memperkuat kapasitas dan soliditas kelembagaan serta memperluas konsolidasi demokrasi bersama masyarakat dan para pemangku kepentingan.

Bawaslu Kabupaten Lombok Barat berkomitmen untuk terus memperkuat pengawasan, pencegahan, pendidikan dan literasi demokrasi, serta konsolidasi bersama masyarakat secara berkelanjutan, baik dalam maupun di luar tahapan pemilu.

Penulis : tar

Editor : tar

Foto : Imam